Skip to main content
Bagi peserta mengulang, pendaftaran USKP bukan sekadar mengisi formulir. Di tahap ini, Anda sedang mengunci data diri, dokumen, tingkat ujian, dan lokasi ujian yang akan digunakan panitia untuk proses verifikasi. Kesalahan kecil — salah pilih lokasi, memakai dokumen lama, atau melewatkan pemeriksaan ulang — dapat membuat verifikasi tersendat. Dalam konteks peserta mengulang, risikonya bisa lebih nyata: kesempatan mengulang yang terbatas berisiko berkurang.
Formulir yang telah disubmit tidak dapat diubah. Pastikan seluruh data diri, tingkat ujian, lokasi, dan dokumen sudah benar sebelum menekan tombol kirim.

Apa Itu Peserta Mengulang?

Peserta mengulang adalah peserta yang sudah pernah mengikuti USKP pada periode sebelumnya dan dinyatakan lulus minimal satu mata ujian, tetapi belum lulus seluruh mata ujian pada tingkat yang diikuti. Contoh situasi: Jika Anda mengikuti USKP Tingkat A sebagai peserta baru, lulus beberapa mata ujian, tetapi masih harus mengulang mata ujian lainnya — maka pada periode berikutnya Anda dapat mendaftar sebagai peserta mengulang, sepanjang nama Anda tercantum dalam lampiran pengumuman peserta yang berhak mengikuti ujian mengulang yang diterbitkan KP3SKP.

7 Langkah Pendaftaran

1

Pastikan nama Anda masuk daftar peserta mengulang

Langkah pertama bukan membuka formulir. Cek terlebih dahulu pengumuman resmi KP3SKP dan lampirannya — panitia mencantumkan daftar peserta yang berhak mengikuti ujian mengulang beserta statusnya.Jika nama Anda tercantum, lanjutkan ke tahap pendaftaran. Jika saat registrasi muncul keterangan seperti “bukan undangan”, hubungi panitia melalui kanal resmi yang disediakan — jangan langsung mengisi formulir.
2

Gunakan akun Google (Gmail) aktif milik pribadi

Aplikasi pendaftaran USKP menggunakan login akun Google/Gmail. Gunakan akun pribadi yang aktif dan mudah diakses kapan saja.Hindari menggunakan akun orang lain, akun kantor yang aksesnya bisa berubah, atau akun lama yang jarang dibuka. Akun ini tidak hanya digunakan untuk masuk ke aplikasi pendaftaran, tetapi juga penting untuk mengikuti proses administrasi berikutnya.
3

Pilih tingkat ujian sesuai riwayat Anda

Peserta mengulang harus mengikuti tingkat ujian yang sama dengan riwayat ujian sebelumnya. Jika Anda mengulang Tingkat A, jangan sampai memilih Tingkat B atau C — dan sebaliknya.Dalam satu periode pendaftaran, Anda hanya dapat memilih satu tingkat ujian. Periksa lampiran pengumuman untuk memastikan tingkat yang tercantum sesuai status mengulang Anda, lalu pilih dengan teliti.
4

Isi data diri sesuai KTP dan perbarui jika ada perubahan

Data diri harus diisi sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang berlaku: nama lengkap, NIK, tempat dan tanggal lahir, nomor telepon, alamat, serta informasi lain yang diminta.Jika ada data yang sudah berubah sejak pendaftaran terakhir — nomor telepon, alamat, atau informasi lainnya — perbarui sekarang sebelum melanjutkan.
5

Siapkan dan unggah dokumen terbaru

Dua dokumen utama yang wajib disiapkan untuk peserta mengulang:
  • Foto terbaru berlatar belakang putih, berpakaian formal (format JPG)
  • Surat Pernyataan terbaru, ditandatangani dan bermeterai Rp10.000 (format PDF) — jika panitia menyediakan template baru, gunakan template terbaru tersebut
Jangan menggunakan foto lama yang tidak sesuai ketentuan. Jangan menggunakan surat pernyataan dari periode sebelumnya.Setelah mengunggah dokumen terbaru, jangan tekan kembali fitur “Gunakan Data Sebelumnya” — fitur ini dapat mengembalikan dokumen yang sudah Anda unggah ke versi yang lama.
6

Pilih lokasi ujian dengan mempertimbangkan kuota dan kesiapan Anda

Pilih kota lokasi ujian dengan hati-hati. Anda hanya dapat memilih satu kota lokasi ujian dan tidak dapat mengajukan perpindahan lokasi setelah formulir dikirim.Jangan hanya memilih berdasarkan kedekatan di peta. Pertimbangkan juga ketersediaan kuota, kemudahan transportasi, waktu tempuh, kebutuhan akomodasi, dan kesiapan Anda hadir sesuai jadwal yang ditetapkan.
7

Review semua data dan dokumen sebelum submit

Sebelum menekan tombol kirim, berhenti sebentar dan periksa kembali seluruh isian:
  • Buka fitur pratinjau atau “Lihat Foto/Dokumen” — pastikan foto terlihat jelas dan surat pernyataan terbaca
  • Pastikan dokumen yang muncul adalah versi terbaru, bukan dokumen lama
  • Cek kembali tingkat ujian dan lokasi yang dipilih
Ini adalah layer terakhir sebelum data dikunci. Tekan tombol kirim hanya setelah Anda yakin semua sudah benar.

Fitur “Gunakan Data Sebelumnya”

Fitur “Gunakan Data Sebelumnya” boleh digunakan sebagai alat bantu pengisian data diri — ini dapat mempercepat proses. Namun, jangan mengandalkannya sepenuhnya. Data yang tersimpan bisa sudah tidak sesuai.Yang terpenting: setelah Anda mengunggah dokumen terbaru, jangan tekan kembali fitur ini. Dalam panduan pendaftaran KP3SKP, fitur tersebut dapat mengembalikan dokumen ke versi yang pernah diunggah sebelumnya — bukan dokumen terbaru yang baru saja Anda unggah.

Setelah Submit, Apa yang Perlu Dipantau?

Pendaftar baru ditetapkan sebagai peserta ujian setelah lolos verifikasi dokumen dan memperoleh kuota di lokasi yang dipilih. Pantau hal-hal berikut melalui akun Anda di aplikasi pendaftaran:
  • Hasil verifikasi — apakah dokumen dan data Anda dinyatakan lolos
  • Alasan penolakan (jika ada) — dicantumkan di akun pendaftaran atau pengumuman resmi KP3SKP
  • Kartu ujian — dapat diunduh setelah verifikasi selesai dan status peserta dikonfirmasi

Checklist Sebelum Mengirim

Gunakan checklist ini sebagai pemeriksaan akhir sebelum menekan tombol kirim:
Panduan ini mengacu pada PENG-09/KP3SKP/VII/2026. Ketentuan pendaftaran dapat berbeda pada setiap periode ujian — selalu baca panduan resmi terbaru yang disertakan dalam pengumuman KP3SKP untuk periode yang Anda ikuti.

Jadwal USKP

Cek jadwal pendaftaran dan pelaksanaan ujian untuk periode berjalan.

Persyaratan USKP

Lihat dokumen dan syarat yang dibutuhkan untuk mendaftar USKP.